9 Faktor Yang Menyebabkan Baterai Android Boros dan 15 Tips dan Trik Ampuh Menjaga Baterai Android Tetap Awet

Loading...

Menjaga Baterai android Tetap Awet – Pengguna android pada umumnya dibuat kesal oleh dua hal. Apalagi kalau bukan koneksi internet yang lemot dan baterai yang cepat habis. Kadang dua hal itu terjadi pada saat-saat penting, saat anda membutuhkannya. Kejadian seperti sangat menjengkelkan dan membuat emosi. Nah, agar tidak emosi anda wajib mengetahui cara-cara membuat baterai awet.

Untuk menghindari baterai yang cepat habis, biasanya kita memilih untuk membawa charger atau powerbank kemana pun kita pergi sebagai antisipasi. Baterai yang boros tentunya disebabkan oleh berbagai hal, misalnya pemakaian yang tidak tepat, overheating, penggunaan banyak aplikasi secara bersamaan, dan masih banyak yang lain. Apa saja faktor yang menyebabkan baterai boros?

  • Membuka terlalu banyak aplikasi yang menyebabkan aktif dan mengirimkan notifikasi
  • Tingkat kecerahan layar yang tinggi
  • Umur perangkat android yang sudah bertahun-tahun
  • Memasang terlalu banyak widget
  • Menggunakan wallpaper bergerak atau live wallpaper
  • Mengaktifkan koneksi nirkabel seperti WiFi, NFC, Bluetooth, dan lain-lain
  • OS android yang tidak kompatibel dengan spesifikasi perangkat
  • Perangkat yang digunakan terus menerus dan tanpa henti
  • Kerusakan atau kebocoran baterai

Harus membawa charger dan powerbank kemana-mana pasti sangat menyusahkan dan menjengkelkan tentunya. Apa solusi alternatif selain itu? Solusinya adalah berhemat, sehingga tidak perlu merogoh kocek untuk membeli sebuah powerbank. Berikut ini adalah langkah-langkah menghemat baterai android anda.

Langkah-langkah Menghemat Baterai Android

  1. Jangan menggunakan Live Wallpaper

Live wallpaper adalah gambar di layar ponsel yang dapat bergerak seperti animasi. Live wallpaper sangat menguras daya baterai dan membuat ponsel anda menjadi lemot. Untuk itu, gunakanlah wallpaper biasa (wallpaper statis). Banyak situs-situs penyedia wallpaper statis, contohnya: WeHeartIt, Pixabay, DevianArt, dan lain-lain.

  1. Nonaktifkan GPS apabila tidak dibutuhkan

GPS digunakan saat kita sedang membutuhkan petunjuk arah ke suatu tempat atau destinasi tertentu. Namun penggunaan GPS menghabiskan baterai yang banyak. Sehingga apabila tidak digunakan, alangkah baiknya dimatikan saja untuk menghemat baterai. Dan aktifkan kembali apabila benar-benar dibutuhkan.

  1. Atur Kecerahan Layar Secara Manual

Kecerahan layar yang sangat tinggi juga dapat menguras daya baterai android. Aturlah kecerahan ke tingkat paling rendah sesuai kemampuan mata anda melihat. Jangan menggunakan mode auto brightness, karena untuk menghemat baterai lebih efektif dengan mengatur kecerahan layar secara manual.

  1. Mengatur Durasi Auto Screen Off

Semakin lama layar menyala, maka akan semakin banyak daya baterai yang dihabiskan. Waktu ideal layar mati otomatis adalah 15 hingga 30 detik. Waktu layar mati otomatis dapat diatur di pengaturan masing-masing ponsel. Pengaturan waktu ini sangat penting dan tidak boleh disepelekan untuk menghemat daya baterai android anda.

  1. Menonaktifkan Jaringan Internet pada Android

Jaringan data yang aktif akan terus mengirimkan notifikasi melalui aplikasi yang tersambung dengan internet. Hal ini otomatis membutuhkan daya baterai yang cukup besar. Jangan menghidupkan jaringan data apabila ingin menghemat baterai. Kecuali jika anda ingin mengetahui notifikasi-notifikasi penting yang ada saat internet dihidupkan.

  1. Gunakan Aplikasi Seperlunya Saja

Aplikasi juga termasuk salah satu hal yang menguras daya baterai android anda. Hindari menggunakan banyak aplikasi secara bersamaan. Apabila benar-benar tidak dibutuhkan, anda dapat menghapus atau uninstall aplikasi tersebut. Namun anda juga dapat melakukan force stop apabila tidak ingin menghapus aplikasi.

  1. Hindari memasang terlalu banyak widget

Pemakaian widget bisa menambah variasi di layar android anda, bahkan bisa memudahkan anda membuat jalan pintas untuk menuju ke aplikasi yang ingin digunakan ataupun mengetahui update informasi melalui jendela kecil di layar android. Tapi terlalu banyak widget justru membuat android menjadi lemot dan menguras daya baterai.

Maka dari itu, hindarilah penggunaan widget yang berlebihan. Ada baiknya gunakan widget yang benar-benar penting bagi anda.

  1. Hindari Melakukan Streaming

Meskipun menyenangkan, ternyata streaming membuat baterai android meenjadi boros lho! Lalu apa yang harus kita lakukan? Anda bisa menyimpan atau mendownload video atau musik yang diinginkan terlebih dahulu. Selain hemat kuota internet, anda juga hemat baterai. Mudah, kan?

  1. Nonaktifkan Bluetooth, NFC, dan Sejenisnya

Jaringan nirkabel yang tidak diperlukan tentunya akan menguras daya baterai anda. Gunakan apabila sedang dibutuhkan saja.

  1. Menghidupkan Mode Pesawat

Apabila anda sedang melakukan penerbangan, menghidupkan mode pesawat memang sudah menjadi hal yang wajar. Namun ternyata mode penerbangan justru disarankan untuk diaktifkan apabila sedang susah atau tidak ada sinyal. Tujuannya adalah agar baterai android anda tidak habis terpakai untuk mencari sinyal.

  1. Mode Hemat Baterai

Setiap android pasti dibekali dengan fitur power saver atau hemat baterai. Aktifkan mode power saver untuk membantu menghemat baterai. Apabila di android tidak disediakan fitur tersebut, anda bisa mendownload aplikasi power saver yang berguna untuk mengontrol dan mematikan paksa aktivitas aplikasi yang tidak anda gunakan.

  1. Jangan Mengisi Baterai Terlalu Lama

Jika anda melakukan itu, maka akan terjadi overcharging yang menyebabkan kerusakan pada baterai android. Namun mayoritas ponsel android yang release pada tahun 2015 atau setelahnya memiliki kemampuan untuk memutuskan arus listrik apabila daya baterai sudah terisi penuh. Walaupun begitu, apabila ada baiknya langsung dicabut sebagai upaya penghematan energi.

  1. Hindari Penggunaan Android Saat Dicharge

Menggunakan android sembari dicharge akan menyebabkan pengisian daya yang memakan waktu relatif lebih lama. Selain itu android anda bisa menjadi rusak karena overheating, bahkan yang lebih parah bisa meledak.

  1. Gunakan Charger Original

Charger bawaan dari ponsel sudah disesuaikan dengan spesifikasi ponsel itu sendiri, sehingga lebih efektif dan lebih aman. Sedangkan jika anda tidak memakai charger bawaan, maka resiko kerusakan yang ditimbulkan akan semakin besar.

  1. Hindari Terjadinya Overheating

Jika sering terjadi overheating maka akan terjadi penurunan kualitas baterai android. Waspadai peningkatan suhu ponsel anda dan berhentilah memakai apabila suhunya ssudah tidak normal. Suhu ponsel yang normal adalah sekitar 32 derajat Fahrenheit.

Tips dan trik di atas akan lebih baik jika diterapkan segera. Jangan menunggu baterai anda rusak lalu baru diterapkan, ya? Dengan menghemat baterai, anda berkontribusi dalam upaya penghematan energi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close Menu