5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang browser Ringan – Kebutuhan masyarakat akan akses internet mulai berubah menjadi suatu kebutuhan primer. Berbagai kemudahan yang ditawarkannya menjelma sebagai sebuah candu tersendiri yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain dapat digunakan untuk menjalin komunikasi jarak jauh, mendukung konten-konten hiburan, serta mensederhanakan berbagai kegiatan, beberapa fungsi internet yang lain bahkan memerankan peranan pokok dalam kelangsungan sistem-sistem vital sekarang ini. Termasuk salah satunya adalah akses menuju world wide web (www.) atau yang disingkat dengan web.

Melalui web, masyarakat milenial dapat mengakses berbagai informasi serta berita yang dibutuhkan. Berbagai jenis hal dapat ditemukan disana untuk memfasilitasi berbagai keperluan manusia. Wajar jika web amat digandrungi oleh orang banyak. Untuk mengaksesnya, diperlukan program atau aplikasi khusus yang disebut dengan browser. Salah satu dari sekian banyak browser yang ada dan yang paling dikenal oleh masyarakat yaitu, Mozilla Firefox.

Kepopuleran Mozilla sebagai aplikasi dan browser web sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Sebagai salah satu browser yang paling banyak diminati oleh para pengguna web, wajar jika Mozilla amat populer. Ini semua hasil dari ‘dipersenjatai’-nya sang browser dengan berbagai fitur unggulan untuk memanjakan para penggunanya. Namun amat disayangkan, hal ini memiliki efek samping tersendiri bagi beberapa kalangan dimana sang browser memiliki ‘bobot’ yang cukup berat ketika dipasang pada instalasi maupun gawai mereka.

Atas alasan itulah,  Mozilla lantas ‘menelurkan’ browser barunya pada kuartal akhir tahun 2017 lalu dengan nama Mozilla Firefox Quantum yang digadang-gadang memiliki fitur yang sama banyak namun dengan size yang lebih ringan. Karena itulah teknobot.xyz tertarik untuk membahasnya pada artikel berjudul 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan yang bisa dijadikan referensi mengenai perkembangan teknologi peramban.

1) Merupakan browser generasi terbaru

Merupakan browser generasi terbaru - 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
Merupakan browser generasi terbaru – 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

Project terbaru Mozilla dalam menciptakan browser generasi terbaru, ‘berteduh’ dibawah naungan nama Quantum. Project ini memfokuskan pada pengembangan perangkat lunak yang bertujuan untuk menciptakan web-engine generasi selanjutnya bagi para pengguna browser Firefox.

Prosesnya melibatkan ekspansi dari salah satu komponen yang biasa digunakan oleh Mozilla dalam berbagai produk mereka – yaitu Gecko. Komponen ini yang kemudian dikembangkan melalui project eksperimen bernama Servo, berfungsi untuk meminimalisir penggunaan memori oleh sang browser dan mengurangi ‘lag’. Alhasil, pada November 2017, muncullah final release oleh Servo yang diakuisisi oleh Mozilla dan dinamakan sebagai Quantum.

2) Memperlukan waktu 6 tahun

Memperlukan waktu 6 tahun - 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
Memperlukan waktu 6 tahun – 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

Pengembangan project Quantum itu sendiri sudah diinisiasi sejak tahun 2013, ditandai dengan difokuskannya pengembangan project Servo yang selama ini mengalami penundaan dikarenakan masalah finansial. Melihat dari potensinya pada pengembangan web-engine generasi baru, Mozilla lantas menggelontorkan sejumlah dana demi kemajuannya.

Melihat dari basis yang dimiliki, Servo diprogram menggunakan bahasa pemrograman Rust yang memiliki keunggulan pada bidang performa dan dapur pacu dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh berbagai program pada umumnya yaitu C++ . Alhasil setelah Servo ‘dikandung’ selama kurang lebih 6 tahun lamanya oleh Quantum, lahirlah browser yang dibangun dari nol dengan tujuan meningkatkan konkurensi dan paralelisme sekaligus mengurangi masalah penggunaan memori.

3) Dilengkapi Photon, user interface teranyar Firefox

Dilengkapi Photon, user interface teranyar Firefox - 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
Dilengkapi Photon, user interface teranyar Firefox – 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

Selain memperbaiki performa yang dimiliki, Mozilla juga bersikeras memperbaharui tampilan dari Firefox yang dianggap sudah terlampau usang dan banyak ditiru oleh pesaing-pesaingnya. Alhasil, diimbuhkanlah salah satu bahasa desain terbaru yang dirancang khusus untuk berbagai peramban miliknya dengan nama Photon.

Seperti yang dilansir dari pihak Mozilla sendiri, User Interface (UI) Photon bertujuan untuk memodernisasi dan menyeragamkan segala sesuatu yang dinaungi oleh Firefox sekaligus memanfaatkan kecepatan baru yang dimilikinya. Dengan UI terbarunya itu, maka tampilan dari Firefox akan sangat cepat dan halus.

4) Memiliki beberapa fitur tambahan yang unggul

Memiliki beberapa fitur tambahan yang unggul - 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
Memiliki beberapa fitur tambahan yang unggul – 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

Agar dapat bersaing dengan berbagai peramban diberbagai platform, Mozilla memutuskan untuk memberikan beberapa fitur yang juga dapat dijumpai di banyak peramban lainnya. Beberapa fitur yang ada diharapkan dapat lebih menarik minat para web-user untuk menggunakan Firefox Quantum nantinya.

Diantara yang dapat dilihat pada tampilan UI yang baru adalah keberadaan ‘most visited page’ pada tampilan awal. Seperti yang sudah-sudah, fitur ini memberikan aksek langsung kepada page yang paling sering dikunjungi oleh pengguna, didasarkan pada aktifitas surfing yang ada. Selain itu, ada juga fitur yang bisa terbilang baru bagi Firefox (meski pada peramban lain sudah banyak di gunakan) yaitu ‘recommendation from pocket’ yang menampilkan ragam berita dan artikel yang dapat dibaca.

5) Disematkan inti peramban yang lebih mutakhir

Disematkan inti peramban yang lebih mutakhir - 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan
Disematkan inti peramban yang lebih mutakhir – 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan

Dengan diterjunkannya Firefox oleh Mozilla pada pasar smartphone, tentu saja memberikan tantangan baru agar Firefox dapat seberhasil kiprahnya pada platform komputer personal. Untuk menjawab tantangan tersebut, Mozilla ‘membekali’ Firefox dengan inti peramban yang lebih canggih dan diiringi dengan CSS engine yang baru yaitu Stylo. CSS ini yang kemudian di akuisisi oleh Quantum dan menjadi komponen utama dari Servo.

Dengan dilengkapinya Quantum menggunakan fitur diatas, maka peramban-peramban Firefox dapat lebih leluasa melebur pada berbagai gawai dan Perangkat Keras yang ada – memberikan hasil yang lebih maksimal dan dioptimatisasi untuk penggunaan daya yang lebih minim. Hasilnya, Quantum akan lebih ‘ramah platform’ dan bisa digunakan disemua jenis media digital.


Itulah 5 Fakta Mozilla Firefox Quantum, Sang Browser Ringan yang disinyalir dapat merevolusi teknologi browser web yang ada. Penggunaan internet tentunya amat dibutuhkan oleh sanak milenial sekarang ini, khususnya akses pada web. Dengan adanya revolusi teknologi seperti diatas, maka diharapkan akses menuju web pun akan semakin mudah dan cepat lagi. Bagaimana menurut kalian? Silahkan tinggalkan komentarmu di kolom yang tersedia dan like serta share ya!

By: Sir Lord Artaz Gang

“We are stuck with technology when what we really want is just stuff that works.”
― Douglas AdamsThe Salmon of Doubt

Leave a Reply